Untuk tekan DBD Dinkes Aceh Singkil Lakukan Fogging di Rumah-Rumah Warga

https://www.singkilnews.id/2019/02/untuk-tekan-dbd-dinkes-aceh-singkil.html
![]() |
Untuk tekan DBD Dinkes Aceh Singkil Lakukan Fogging di Rumah-Rumah Warga |
Singkilnews.id-pihak dinas kesehatan aceh singkil melakukan fogging di rumah-rumah warga, guna untuk menekan penyakit demam berdarah(DBD), bebrapa minggu ini melandah di aceh singkil.
Seperti di ungkapkan,Kepala Dinas Kesehatan Aceh Singkil,
Edi Widodo, ketika ditemui wartawan diruang kerjanya, Jumat,(22 /2/2019)
mengatakan,” dengan ditemukannya 13 kasus DBD,ini untuk tindak lanjut langkah
awal mencegah dan menekan penyebarannya,”kata edi.Dinas Kesehatan melakukan
fogging dilokasi rumah warga yang terserang virus dengue.
Menurut Edi Widodo, kasus DBD dari virus dengue yang
disebabkan nyamuk aedes aegypti itu dinilai datang nya dari luar.
"Penderita sudah duluan terserang DBD saat berada diluar Aceh
Singkil,"tutur nya.
Selanjutnya Edi mengatakan, untuk titik lokasi yang di
fogging diantaranya, Kecamatan Gunung Meriah, Kampung Suka Makmur, dan kampung Sanggaberu. Kemudian Kecamatan Singkil Utara, Kampung Ketapang
Indah, dan Kecamatan Singkil, Kampung Kilangan.
Kadis Kesehatan juga mengatakan, sebagai langkah tepat
mencegah dan menekan penyebaran DBD, tidak membiarkan genangan air akibat bahan
bekas serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dengan begitu, masyarakat tidak perlu resah namun tetap
waspada dan senantiasa menjaga kebersihan lingkungan masing-masing. Karena
kalau kotor nyamuk akan gampang berkembang biak, dan berbahaya.
Diharapkan, dengan situasi ini masyarakat dapat bersama-sama
menjaga lingkungan dan melakukan gotong royong masal untuk pemberantasan sarang
nyamuk. Karena nyamuk aedes aegypti virus DBD suka ditempat yang kotor.
"Kepada para ibu hamil juga dihimbau agar saat tidur dapat menggunakan
kelambu terutama dilokasi yang terkena DBD, " harap Edi.
Semetara informasi dari salah seorang staf Dinas Kesehatan
Aceh Singkil, Yanti mengatakan, dari sejumlah penderita DBD yang dirawat di
RSUD setempat saat ini sudah banyak yang diperbolehkan pulang. Dari 13 Kasus
DBD yang terjadi 2019 ini sesuai data Dinas Kesehatan Aceh Singkil diantaranya,
4 kasus terjadi dibulan Januari dan 9 kasus dibulan Februari ini.”tutur
yanti(red)